Selasa, 04 Maret 2014

Bantuan Kelud Tahap Kedua 02 Maret 2014

Meninjau,menilik, dan melihat sendiri akibat bencana letusan Gunung Kelud beberapa minggu yang lalu. Rumah, kandang, sawah, ladang dan tidak terkecuali gereja-gereja di kaki gunung yang dihancurkan oleh material letusan Gunung Kelud. Atap-atap yang rusak, bahkan sawah dan ladang yang hancur mengakibatkan gagal panen mengisi pemandangan kami.

Salah satu gereja yang berada di Desa Puncu (5km dr Gunung Kelud) pun juga mengalami dampak yang luar biasa yang mengakibatkan mereka terpaksa meliburkan jadwal ibadah karena tempat yang tidak memungkinkan dan jemaat-jemaat yang berasal dari sekitar gereja yang masih memperbaiki rumah yang rusak parah.

Tapi tetap ada kesaksian dari gembala sidang gereja-gereja tersebut bahwa “yang penting Tuhan tetap menyertai”…  TUHAN YESUS LUAR BIASA!!

Mengunjungi desa-desa yang belum terjangkau bantuan dan membagikan 100 terpal kepada yang membutuhkan. Habisnya stock genteng membuat kami mengambil keputusan untuk membantu dengan memberikan terpal agar bantuan cepat tersalurkan. Berjalan melewati pasir-pasir yang masih setinggi ±2-3cm diantara rumah penduduk, masuk ke rumah-rumah melihat sendiri kerusakan yang ada tidak membuat kami lelah dan bersungut-sungut tetapi menyulut semangat kami untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Ibrani 13:16 
Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan,
sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.

DAFTAR PENERIMA TERPAL :
  1.    GPDI Bethesda, Ploso Klaten (8  terpal)
  2.    GKN, Sumber Agung-Ploso Klaten (12  terpal)
  3.    Desa Puncu (5  terpal)
  4.    Bpk. Yeremia Purianto (Ds. Sumber Bahagia) (7  terpal)
  5.    Ibu. Wiwik (GBI-Pare) (4  terpal)
  6.    Bpk. Agus (Bethany Pare) (10  terpal)
  7.    Keluarga di Puncu (saran bpk. Lazarus) (1  terpal)
  8.    Desa Ringin Bagus (31  terpal)
  9.    Bpk. Pdt . Puji (GKJW Ringin Bagus) (12  terpal)
  10.    GKJW Sumber Agung (10 terpal)
           JUMLAH  : 100 terpal


























Tidak ada komentar:

Posting Komentar